Kasmarni Amril Terus Ingatkan Kontingen TP PKK Kabupaten Bengkalis Jangan Fobia

Teks foto: Ketua TP PKK kab. Bengkalis Kasmarni Amril bersama pengurus lainnya sebelum mengikuti pembukaan Jambore Kader PKK Provinsi Riau di Pekanbaru, Kamis, 13 September 2018.

 

PEKANBARU — Wirakarya atau Jambore Tim Penggerak PKK tingkat Provinsi Riau tahun 2018 akan berlangsung “full day” selama satu hari, hari ini, Kamis 13 September 2018.

Kegiatan yang mengambil tema “Melalui Jambore Tim Penggerak PKK tingkat Provinsi Riau Kita Tingkatan Integritas dan Sportivitas Kader PKK dalam Berinovasi dan Berkreasi” dipusatkan di Gedung Wanita Provinsi Riau, jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Sampai saat informasi ini mulai ditulis sekitar pukul 08.45 WIB tadi, acara pembukaan belum dimulai.

Meskipun belum dibuka, namun sekitar 30 menit sebelum itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis, Kasmarni Amril bersama Wakil Ketua III H Akna Juwita sudah berada di tenda kehormatan bersama Ketua dan Pengurus PKK Kabupaten/Kota lainnya di Bumi Lancang Kuning ini.

Tim devile Kab. Bengkalis pada Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Riau tahun 2018 bergaya sebelum acara pembukaanTim devile Kab. Bengkalis pada Jambore Kader PKK tingkat Provinsi Riau tahun 2018 bergaya sebelum acara pembukaanPada Jambore TP PKK Provinsi Riau tahun 2018 ini, di luar official dan pendamping lainnya, kontingen Kabupaten Bengkalis berkekuatan 22 orang. Mereka merupakan kader-kader PKK terbaik di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.

Dari 22 orang itu, terangnya 12 orang akan ikut lomba devile, 1 orang ikut lomba pidato, 2 orang penyuluhan dan 2 orang peragaan busana.

Kata Kasmarni, untuk lomba penyuluhan, TP PKK Kabupaten Bengkalis hanya mengutus 2 peserta. Hanya hanya untuk Kelompok Kerja (Pokja) I dan III. Sebab, sesuai surat TP PKK Provinsi Riau, hanya mengikuti lomba penyuluhan di kedua tersebut.

Kepada seluruh kontingen Bengkalis, Kasmarni kembali mengingatkan agar jangan fobia sebelum bertanding.

“Seluruh kontingen TP PKK Kabupaten Bengkalis sudah dan terus kita semangati. Apapun hasilnya jangan sampai mengaku kalah sebelum turun ke arena. Kalah atau menang itu biasa. Tapi, kalah setelah bertanding jauh lebih terhormat dari dapat menyerah sebelum berlaga,” ujar Kasmarni didampingi Akna Juwita.

Sekedar informasi, untuk lomba devile, Kabupaten Bengkalis akan tampil pada urutan ke-8, setelah Kampar dan Rohil. Sementara yang mendapat urutan pertama tampil adalah Indragiri Hulu dan terakhir Kepulauan Meranti.

Sumber : DISKOMINFOTIK KABUPATEN BENGKALIS