Ketua TP PKK Ingin Masyarakat Tonjolkan Ciri Khas Melayu

Buka Bazar MTQ Rupat Utara

RUPAT UTARA, HUMAS – Ditandai dengan pengguntingan pita, Bazar PKK Desa sempena Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Rupat Utara resmi dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis Kasmarni Amril didampingi Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Camat Rupat Utara Agus Sofyan dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, di Desa Tanjung Punak, Rabu (10/4) malam.

Usai menggunting pita dipintu masuk arena MTQ XVII Tingkat Kecamatan Rupat Utara, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis Kasmarni beserta rombongan langsung meninjau satu persatu 8 stand bazar desa dan 1 stand bazar Kecamatan Rupat Utara, yang diawali dengan peninjauan stand bazar PKK Desa Kadur.

Sembari meninjau stand tersebut, Istri Bupati Bengkalis selain meninjau hasil kerajinan tangan dan keterampilan Tim Penggerak PKK Desa, beliau juga menyempatkan mencicipi makanan dan minuman yang disuguhi dari masing-masing stand bazar Desa.

Secara umum seluruh stand bazar menyuguhi makanan dan minuman yang menjadi ciri khas Desa di Rupat Utara diantaranya tampilan makanan khas Melayu dan busana adat Melayu salah satunya seperti ketupat, minuman laksamana mengamuk dan tanjak.

Tanjak yang ditampilkan pada salah satu stand bazar PKK desa menarik perhatian Kepala Daerah Bengkalis dan membelinya untuk anak bungsunya.

Disela-sela peninjauan stand bazar PKK desa, dimanfaatkan pula oleh masing-masing penjaga stand untuk berswafoto dan selfy langsung dengan orang nomor satu dan Ketua TP-PKK kabupaten yang memiliki ikon Ikan Terubuk itu.

Tidak hanya meninjau, Kasmarni bersama Bupati Bengkalis juga memberikan apresiasi terhadap berbagai produk serta kerajinan yang ditampilkan oleh tiap Desa.

“Barangnya bagus-bagus, makanannya enak-enak, sesuai ciri khas desa desa yang berada di gerbang pesisir dan pulau terluar ini, hanya saja perlu sedikit dikreasi serta dikemas sedemikian rupa agar lebih menarik dan sehat,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis sambil tertawa.

Selain itu, dia juga berharap makanan khas yang disuguhi saat ini tidak hanya dihidangkan saat acara-acara penting dan hari besar saja, tetapi harus dilestarikan pada hari biasanya.

“Karena Bengkalis ini adalah daerah Melayu, jadi kita harus menonjolkan ciri khas kemelayuan kita, nah salah satunya seperti makanan khas Melayu ini,” ujar mantan Camat Pinggir itu.

 

 

Sumber : PROKOPIM KABUPATEN BENGKALIS